Jumat, 02 Maret 2012

Alexander Graham Bell (1847-1922)

Seorang guru pada sekolah tunga rungu yang kemudian menjadi penemu telepon

Pada usia sangat muda Bell adalah guru yang mengajarkan berbicara pada sekolah tungarungu. Bahkan ia menikah dengan Mabel, salah seorang muridnya. Bell melihat betapa senang murid yang berhasil ia ajari untuk berbicara mengungkapkan perasaannya. Sejak itu ia bermimpi menciptakan alat yang dapat digunakan untuk saling berbicara walaupun kedua orang terpisah pada jarak yang sangat jauh. ia berkenalan dengan teknisi toko listrik bernama Thomas Watson. Keduanya kemudian bekerja sama. Bell dengan tekun membuat rancangan dan Watson yang mengerjakannya.
keduanya terus berjuang mewujudkan impian mereka. hingga pada suatu hari tanpa disengaja mereka berhasil mewujudkannya. di suatu kamar yang tertutup, Bell menumpahkan cairan dan berkata: "Watson, kamri!" Bell segera menyadari bahwa Watson berada di kamar lainnya pasti tidak akan mendengar suaranya. akan tetapi, terjadilah suatu keajaiba, Watson di kamar sebelah yang juga tertutup dapat mendengar suara Bell. Inilah telepon pertama di dunia yang ditemukan pada tanggal 10 Maret 1876, saat Bell masih berusia 29 tahun dan Watson 22 tahun.
Dalam waktu singkat, tele[on buatan Bell menyebar luas, tiga puluh sembilan tahun kemudian saat Bell berusia 68 tahun dan Watson 61 tahun, saluran telepon jarak jauh antara San Fransisco - New York selesai dibuat. dalam upacara pembukaan Bell di New York bercakap - cakap melalui saluran telepon dengan Watson di San Fransisco, sejauh 5000km. mereka berdua mengenang percakapan yang pertama kali mereka lakukan melalui telepon secara tidak sengaja. peristiwa ini memperkuat keyakinan kita bahwa "Manusia berusaha dan Tuhan yang menentukan." Akan tetapi, seperti Bell dan Watson yang terus berjuang tanpa pernah menghentikan mimpi mereka. seorang yang sukses mengatakan: "Who can stop my dreaming except God and I."
Menurutmu:

0 komentar:

Posting Komentar

Kritik dan saran yang membangun dipersilahkan, jangan lupa menjaga kesopanan dengan bahasa yang baik :)