Tampilkan postingan dengan label Cerita Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juli 2013

Kisah Seorang Muslim, Satu Gereja Masuk Islam

Kisah Nyata ini tentang Seorang Pemuda Arab yang baru saja me-nyelesaikan studinya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat Allah berupa pemahaman ajaran Islam secara mendalam. Disela-sela study-nya ia juga seorang juru dakwah Islam. Ia pun bersahabat dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan, namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.
Saat pendeta masuk, mereka serentak berdiri  memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya.
Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.”
Kemudian ia beranjak hendak keluar, namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan gerejanya.
Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut. Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.” Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan! Sang pendeta pun mulai bertanya,
1.   Sebutkan satu yang tiada duanya,
2.   dua yang tiada tiganya,
3.   tiga yang tiada empatnya,
4.   empat yang tiada limanya
5.   lima yang tiada enamnya,
6.   enam yang tiada tujuhnya,
7.   tujuh yang tiada delapannya,
8.   delapan yang tiada sembilannya,
9.    sembilan yang tiada sepuluhnya,
10.  sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11.  sebelas yang tiada dua belasnya,
12.  dua belas yang tiada tiga belasnya,
13.  tiga belas yang tiada empat belasnya.
14.  Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15.  Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16.  Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17.  Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah tapi Dia tidak menyukainya?
18.  Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19.  Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api
      dan siapakah yang terpelihara dari api?
20.  Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu
      dan siapakah yang terpelihara dari batu?
21.  Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22.  Pohon apa yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai
      30 daun, tiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua
      di bawah sinaran matahari?”
Mendengar 22 pertanyaan itu  ia tersenyum dengan senyum mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. “Dan Kami jadikan
    malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’ : 12) .
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa
    saat Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil
    dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah menciptakan
    makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit tujuh lapis.
    “ Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali
       tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang
       tidak seimbang.” (Al-Mulk : 3).
8. Delapan tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. 
    “ Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada
       hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas
       (kepala) mereka.”  (Al-Haqqah : 17).
9. Sembilan yg tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada
    Nabi Musa : tongkat, tangan bercahaya, angin topan, musim paceklik,
    katak, darah, kutu, belalang dan Mana-salwa *
10.  Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.
       “ Barangsiapa berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.”
       (Al-An’am : 160).
11.  Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf. 
12.  Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah 12 mata-air mu’jizat Nabi
       Musa saat dia memohon air untuk kaumnya.  
       “ Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami 
          berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu’ Lalu memancarlah
          dari padanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah : 60).
13.  Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf
       ditambah dengan ayah dan ibunya.
14.   Sesuatu yang bernafas namun tidak punya ruh adalah waktu Shubuh.
       “ Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing” (At-Takwir :18)
15.   Kuburan membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16.   Mereka yang berdusta tapi masuk ke surga adalah saudara-saudara
        Yusuf. Yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,” Wahai ayah,
        sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf
        di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.”  Namun
        setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka,
        ” tidak ada cercaaan terhadap kalian.” 
        Dan ayah mereka Ya’qub berkata,
        “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabb-ku. 
        Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
17.    Suatu diciptakan Allah tapi Dia tak menyukai adalah suara keledai.
         “ Sesungguhnya sejelek2 suara adalah suara keledai.” (Luqman : 19).
18.    Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi
         Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.
19.    Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan
         api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Ibrahim 
         “ Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’ : 69)
20.    Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang
         diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara
         dengan batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21.    Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah
         tipu daya wanita. “ Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu
         sangatlah besar.” (Al Qur’an Surat Yusuf :  ).
22.     Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai
          30 daun. Setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan 
          2 di bawah sinaran matahari maknanya  : Pohon adalah tahun,
          ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat
          yang 5 waktu, 3 dikerjakan di malam hari dan 2 di siang hari.
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Lalu pemuda itu pamit dan beranjak hendak pergi. Tapi ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
“ APAKAH KUNCI SURGA ITU? ” mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! “
Pendeta tersebut berkata, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah. “
Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.”
Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: ASHADU AN LA ILAHA ILLALLAH WA ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH.”
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.** Subhanallah…!!
Patut kita ambil hikmahnya, diantaranya :
1. Kebenaran Islam yang nyata,
2. Sangat beratnya timbangan kalimat syahadat,
3. Pentingnya bagi pemuda Muslim untuk menuntut ilmu, 

Binatang yang halal dan haram

A. Binatang yang dihalalkan

  • binatang yang dihalalkan menurut Al-Quran: binatang ternak, binatang buruan, binatang dari laut.
  • binatang yang dihalalkan menurut hadist/ para ulama: ayam, kuda, keledai liar, kelinci, & belalang.
Ketentuan penyembelihan hewan yang dihalalkan :
  1. menajamkan alat = dimaksudkan agar penyembelihan dilakukan denga cepat, sehingga tidak menyiksa binatang yang disembelih dengan rasa sakit yang berlebihan.
  2. tidak menggunakan gigi & kuku = Rasulullah berkata: "gigi adalah tulang, kuku adalah pisau banda Habsyah"
  3. niat yang benar = menyembelih karena Allah SWT semata. dengan niat yang dibenarkan syariat Islam. yang diharamkan adalah penyembelihan untuk jin atau sesaji.
  4. terputusnya urat yang dituju = karena leher adalah jalan napas, jalan makan & minum, serta urat nadi terletak di leher
  5. berlaku baik pada penyembelihan = sesuai syariat, tidak kasar, tidak boleh lamban, tidak boleh menyiksa binatang
Manfaat binatang yang dihalalkan:
- menyehatkan jasmani dan rohani
- memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah SWT
- menambah rasa syukur atas nikmat Allah SWT
- menyelamatkan diri dari dosa dan azab neraka

B. Binatang yang haramkan
  • Binatang yang diharamkan menurut Al - Quran: bangka, idaging babi, binatang yang disembelih bukan dengan nama Allah SWT, binatang yang tercekik, binatang yang dipukul, binatang yang jatuh, binatang yang ditanduk, binatang yang diterkam binatang buas lainnya, kecuali sempat disembelih, binatang yang disembelih untuk berhala.
  • Binatang yang diharamkan menurut Hadist/Para Ulama: katak/kodok, landak, al-jalajah, keledai negeri yang jinak, hewan buas yang bertaring & burung berkaki tajam, lima binatang fawasik (binatang perusak).
Bahaya binatang yang diharamkan:
- melemahkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT
- memberi pengaruh negatif bagi jiwa, watak, dan perilaku
- mengganggu kesehatan
- berdosa

Senin, 06 Mei 2013

Hijrah Rasulullah SAW ke Madinah (Yatsrib)


Hijrah = meninggalkan semua perbuatan yang dilarang dan dimurkai oleh Allah SWT untuk melakukan perbuatan – perbuatan yang baik dan diridai-Nya. Rasulullah SAW bersabda: “orang yang berhijrah itu ialah orang yang meninggalkan segala apa yang dilarang Allah SWT”.
Hijrah = berpindah dari suatu negeri kafir (non-Islam) dikarenakan umat Islam selalu mendapat tekanan dan ancaman sehingga tidak memiliki kebebasan dalam berdakwah dan beribadah.
Allah berfirman dalam surah An-Nahl: 41-42 “Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka didunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui (yaitu) orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” 
Rasulullah SAW Hijrah dari Mekkah ke Madinah pada tanggal 12 Robiul Awal tahun pertama hijriyah. Tujuan hijrahnya Nabi Muhammad adalah untuk menyelamatkan diri dan umat Islam dari tekanan, ancaman, dan kekerasan kaum Quraisy dan juga agar memperoleh keamanan dan kebebasan dalam berdakwah serta beribadah.

Sebelum Islam datang, kota Madinah bernama kota Yatsrib. Penduduknya terdiri dari dua golongan besar yang sering bertikai dan berperang, yaitu:
1. Golongan bangsa Yahudi yang terdiri dari :
·         Bani Qainuqa
·         .Bani Quraizah
·         .Bani Nazir
2.  Golongan bangsa Arab yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj.Ketika agama Islam diterima

Kota Yatsrib termasuk daerah subur dan pusat pertanian serta merupakan jalur perdagangan ramai yang menghubungkan antara Yaman di selatan dan Syiria di Utara.

Ketika agama Islam dapat diterima dengan baik oleh penduduk Yastrib, Nabi Muhammad kemudian mengizinkan umat Islam yang ada di Mekkah untuk berhijrah ke Yastrib yang saat ini dikenal dengan Madinah. Rasulullah SAW berkata kepada para sahabatnya itu “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla telah menjadikan orang – orang Yastrib sebagai saudara – saudara bagimu dan negeri itu sebagai tempat yang aman bagimu.” Orang – orang Quraisy yang mengetahui akan perkembangan Islam di Yastrib semakin khawatir apabila Nabi Muhammad berkuasa di Yastrib. Maka para pemuka – pemuka Quraisy melakukan persidangan untuk merencanakan tindakan apa yang akan diambil terhadap Nabi, akhirnya mereka memutuskan untuk membunuh Nabi Muhammad demi keselamatan masa depan mereka.

Di malam yang sudah direncakana oleh kaum Quraisy, mereka mengirim kan seorang pemuda pilihan dari setiap sukku Quraisy untuk membunuh Nabi. Namun diwaktu yang bersamaan, Rasulullah menyuruh Ali Bin Abi Thalib untuk menggunakan jubahnya yang berwarna hijau dan tidur di kasur beliau. Rasulullah meminta Ali supaya tinggal dulu di Mekkah untuk beberapa keperluan dan melaksanakan amanat umat sebelum berangkat Hijrah.

Para pemuda yang dikirim oleh bangsa Quraisy, mengintip dari celah jendela kea rah kamar Rasulullah dan melihat sosok yang sedang tertidur di kasur. Merekapun puas karena orang yang diincar belum lari. 

Menjelang larut malam, Rasulullah keluar rumah menuju kediaman Abu Bakar Ashshiddiq. Beliau keluar melalui jendela pintu belakang kearah selatan ke kota Yaman, tujuannya adalah Gua Tsur.

Para pemuda Quraisy yang berencana menyergap rumah Rasulullah, akhirnya memasuki rumah beliau dan alangkah terkejutnya yang mereka dapatkan bukanlah Muhammad melainkan Ali. Maka pencarian dan pengejaran secara besar – besaranpun dilakukan oleh bangsa Quraisy. Mereka menawarkan 100 ekor unta bagi yang dapat menemukan Muhammad.

Setelah keluar rumah, Nabi Muhammad menempuh perjalanan ke Gua Tsur yang berjarak ±7 km di selatan kota Mekkah, sedangkan Yastrib sendiri berada di sebelah Utara Kota Mekkah dan berjarak 320 km (200 mil) dapat ditempuh dalam 14 hari. Hal ini dilakukan beliau untuk mengelabui kaum Quraisy yang telah mengepung kota Mekkah dengan melewati jalur yang tidak biasa menuju ke Yastrib.

Dalam perjalanannya, Rasulullah ditemani oleh Abu Bakar Ahshiddiq. Dalam perjalanannya, Abu Bakar terkadang berjalan di depan Rasulullah dan terkadang di belakang Rasulullah. Melihat ini, kmeudian Rasulullah bertanya dan Abu Bakar pun menjawab ”Wahai Rasulullah, kalau saya ingat pengintai didepan, maka saya sengaja berjalan di depan, kalau saya ingat pengejar, maka saya berjalan dielakang.”

Kata Rasulullah “Apakah kamu ingin jika terjadi sesuatu, engkau yang mengalaminya, bukan aku?” . lalu Abu Bakar menjawa lagi “iya.” Demikianlah hingga keduanya sampai di dalam Gua Tsur. Para pengejar tidak dapat melacak keberadaan Rasulullah karena di muka gua terdapat jaring laba – laba yang mengidentifikasikan bahwa tidak ada yang melewati gua untuk rentan waktu yang lama.

Didalam gua, Abu Bakar sangat khawatir mendengar langkah kaki para pengejar. Ia berkata kepada Rasulullah ”Wahai Rasul, andai salah seorang dari mereka menemukan kita, habislah kita. Jika aku mati, apalah diriku. Tapi jika dirimu yang mati, tamatlah riwaat dan dakwahmu. Bagaimana jadinya?”.

Beliau menjawab dengan balik bertanya, “Bagaimana menurutmu dengan (keadaan) dua orang dimana Allah adalah yang ketiganya? janganlah bersedih sesungguhnya Allah bersama kita.

Rasulullah dan Abu Bakar tinggal di dalam Gua selama 3 hari yaitu Jumat, Sabtu, dan Ahad. Selama itu berlangsung pertolongan bagi mereka berdua:
1.      Abdullah Bin Abu Bakar (putra Abu Bakar), mendatangi gua pada malam hari dan menyampaikan berbagai rencana dan kegiatan orang – orang kafir terhadap mereka.
2.      Asma (putrid Abu Bakar), setiap hari membawa makanan untuk Rasulullah dan ayahnya
3.      Amir Bin Fuhairah (pembantu Abu Bakar), menggiring domba – domba peliharaannya pada malam hari sehingga Nabi dan Abu Bakar dapat meminum perasan susunya
4.      Abdullah Bin Ariqat Laitsi (seorang Kafir yang dapat dipercaya), datang ke gua pada hari ketiga dengan membawa unta.

Pada waktu itu, Abu Bakar menawarkan satu dari unta tersebut sebagai hadiah untuk Rasulullah, namun Rasulullah menolaknya dan memaksa membeli unta itu. Abu Bakarpun terpaksa menerima pembayaran unta tersebut seharga 400 dirham. Unta inilah yang dikenal sebagai unta Rasulullah yang dinamau Quswa.

Pada malam senin tanggal 1 Raobiul awal tahun pertama hijriyah atau 16 September 622 M, Rasulullah SAW, Abu Bakar Ashshiddiq, Amir Bin Fuahirah, beserta Abdullah Bin Uraiqith sebagai penunjuk jalan keluar dari Gua Tsur dan berangkat menuju Madinah pada siang hari.

Manakala Rasulullah menyusuri pantai dalam perjalanannya menuju Madinah, di daerah Bani Mudlij, seseorang melihat mereka dan melaporkan kepada Suraqah bin Malik bin Ju’syum (pemimpin daerah tersebut). Namun ia menyangkalnya karena ingin menangkap Rasulullah dan sahabatnya sendirian dengan iming – iming harta yang ditawarkan bangsa quraisy.

Setelah itu, dia memacu kudanya mengejar Rasulullah dan Abu Bakar. Abu Bakar yang mengetahuinya berkata, Ya Rasulullah, lihat Suraqah bin Malik mengikuti kita.” Rasulullah pun berdoa. Akhirnya kuda 
Suraqah beberapa kali tersungkur. Kemudian dia berputus asa, lalu Suraqah memanggil nama Nabi dan meminta perlindungan dari bahaya dan juga mengucapkan beribu maaf. 
  
   Suraqah kemudian menyerahkan tambahan bekalan makanan kepada Rasulullah, namun Rasulullah menolak secara halus sambil mengatakan, “Tidak. Tapi alihkan perhatian para pengejar dari kami.” Maka setelah itu setiap kali bertemu dengan para pencari jejakrombongan Rasulullah, Suraqah selalu mengatakan: “Saya sudah mencari maklumat dan tidak terlihat yang kalian cari.’

 Demikianlah, awalnya dia berusaha menangkap Rasulullah dan Abu Bakar, namun akhirnya dia menjadi pelindung.

Dari Suraqahlah Nabi mulai mengetahui tentang imbalan 100 ekor unta jika berhasil menangkapnya. Nabi tersenyum dan memerintahkan untuk merahasiakan tentang kepergian dirinya.

Selanjutnya Nabi dan sahabat Abu Bakar singgah di sebuah perkemahan milik seorang perempuan bernama Ummu Ma’bad. Mereka hendak membeli kurma, daging, dan air susu. Pada saat itu nabi melihat seekor kambing yang kurus menderita payah dan sakit. Beliau hendak memerah susunya dengan ijin Allah memancarlah begitu banyak air susu, padahal kambing itu sudah tidak bisa lagi mengeluarkan air susu. Susu kambing itu kemudian ditampung dalam sebuah bejana. Rasulullah menyuruh Ummu Ma’bad minum, setelah itu para sahabatnya, baru kemudian Rasululah sendiri.

Setelah semua puas, Raasulullah memenuhi bejana itu kembali dan meninggalkannya di sana, kemudian meneruskan perjalanan. Tidak lama kemudian, Abu Ma’bad suami Ummu Ma’bad pulang dan terheran - heran melihat bejana yang penuh dengan air susu. Dia bertanya dari mana ini susu itu datangnya? Ummu Ma’bad mengatakan bahawa baru saja singgah seorang lelaki penuh berkat dengan sifat demikian dan demikian. Mendengar keterangan isterinya, Abu Ma’bad segera meyakini bahawa orang itulah yang dicari-cari kaum Quraisy. Ia pun bercita  - cita untuk bertemu dengan Rasulullah dan menjadi pengikutnya.

Tiba di Madinah

      Orang-orang Ansar yang mendengar berita keluarnya Rasulullah dari bandar Dan Makkah berusaha untuk menanti. Setiap hari dari pagi hingga matahari meninggi, mereka menunggu kedatangan rombongan Rasulullah di pinggiran bandar. Namun setelah beberapa hari, yang ditunggu belum juga tampak.

    Akhirnya, Rasulullah tiba dengan selamat di kota Madinah pada hari Jum’at, 12 Rabi’ul Awwal, tahun 13 Ke­nabian/12 atau 13 September 622 M. Saat itu seorang Yahudi yang ketika memanjat rumahnya untuk suatu keperluan, melihat bayangan dari jauh dan tidak dapat menahan dirinya. Dengan lantang dia berteriak bahawa yang ditunggu-tunggu telah datang.

     Mendengar hal itu, orang-orang Ansar bergegas menyandang senjata dan menuju ke pinggiran bandar menyambut rombongan Rasulullah. Kaum muslimin bertakbir gembira dengan kedatangan rombongan Rasulullah ini. Mereka menyambut dengan penuh kehormatan menurut syariat Islam. Setelah melalui berbagai rintangan, Rasulullah bersama rombongan akhirnya berjaya memasuki bandar Madinah.


Kamis, 13 Desember 2012

Orang Paling Cerdas Menurut Nabi Muhammad SAW

Mungkin Kebanyakan dari kita pasti akan berpikir orang yang paling cerdas adalah seorang profesor, ilmuan, cendikiawan, para ulama besar. Namun bagaimana menurut pandangan Rasulullah Saw?
Dari Syaddad bin 'Aus, ia berkata, "Rasulullah saw bersabda: orang yang pandai itu adalah orang yang dapat menundukan nafsunya dan berbuat untuk kehidupan setelah mati. sedangkan orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan nafsunya dan mengharap dari Allah agar angan - angannya terwujud." (HR. At-Tirmidzy, Ahmad, al-Hakim, dan Ibnu Majah).

Kamis, 14 Juni 2012

Air Zamzam mengenyangkan perut selama 30 hari

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim, Nabi SAW bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam disekitar Ka'bah tanpa makan-minum, selain Zamzam: "Siapa yang telah memberimu makan?". "Saya tidak punya apa - apa selain air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak diperutku". Abu Dzarr menjelaskan, "Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus". Lalu Nabi saw menjelaskan: "Sesungguhnya air Zamzam ini sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengndung gizi".

Selasa, 27 Maret 2012

Kisah Nabi Ishaq AS.


N
abi Ishaq adalah putra Nabi Ibrahim bersama Sarah. Nama Ishaq memiliki arti tertawa. Dinamakan demikian karena ibunya tertawa sewaktu mendengar kabar dari malaikat bahwa ia akan mengandung, padahal umur sarah waktu itu sudh 99 tahun dan Ibrahim sudah 120 tahun. Ada juga yang menyebutkan sarah waktu itu berumur 90 tahun dan Ibrahim 100 tahun. Sarah merasa sudah terlalu tua untuk melahirkan, itulah sebabnya ia tertawa ketika mendengar kabar akan mengandung dan melahirkan anak.

Senin, 05 Maret 2012

Tangisan Rasulullah SAW Menggoncangkan Arasy


Dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Minggu, 04 Maret 2012

Kisah Pengantin Sederhana - Fatimah & Ali


Ketika Nabi Muhammad SAW. Menikahkan Fatimah az-Zahra dengan Ali bin Abi Talib, beliau mengundang Abu Bakar, Umar, dan Usamah untuk membawakan “persiapan” Fatimah. Mereka bertanya – tanya tentang persiapan yang dikatakan oleh Rasulullah SAW untuk putri kesayangannya itu. Kemudian, mereka mendapati bahwa persiapan tersebut hanyalah alat penggiling gandum, Kulit binatang yang disamak, kendi, dan sebuah piring.